Perkuat Kualitas Demokrasi, GMNI Kalteng Tekankan Pentingnya Ruang Dialog dan Diskusi
PALANGKA RAYA – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kalimantan Tengah menggelar Dialog Demokrasi bertajuk “Menakar Wacana Pilkada Melalui DPRD: Dari Kritik Menuju Solusi Kebijakan” di Aula Rahan Universitas Palangka Raya (UPR), Selasa, (10/2/2026).
Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Zuli Eko Prasetyo selaku Ketua DPRD Seruyan, Dodo Wakil Bupati Kapuas, Hilyatul Asfia akademisi Hukum UPR, serta Djunaidy praktisi komunikasi. Diskusi dipandu oleh host Agus.
Ketua DPD GMNI Kalteng, Maulana Uger, menyampaikan bahwa dialog demokrasi ini menjadi ruang terbuka bagi masyarakat, khususnya mahasiswa, untuk memahami berbagai isu publik secara lebih jernih, objektif, dan berimbang.
“Forum dialog seperti ini diperlukan agar masyarakat dapat memahami secara utuh setiap wacana kebijakan yang berkembang, termasuk isu pelaksanaan Pilkada melalui DPRD,”ucapnya.
Melalui ruang dialog tersebut, GMNI Kalteng ingin mendorong terbentuknya rumusan pemikiran yang lebih matang terhadap kebijakan yang sedang diwacanakan, sekaligus membangun tradisi diskusi yang sehat dalam kehidupan berdemokrasi.
“Kegiatan ini tidak hanya bertujuan menjaga kualitas demokrasi, tetapi juga membangun kebiasaan berdialog secara santun sebelum mengambil kesimpulan,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Panitia kegiatan, Fajrian Nor, mengatakan dialog demokrasi digelar sebagai respons atas beragam pandangan publik terkait wacana Pilkada yang dikaitkan dengan mekanisme DPRD.
“Dialog ini menjadi wadah bagi mahasiswa dan masyarakat untuk bertukar pandangan secara terbuka dan saling menghargai. Harapannya, forum ini juga dapat menjadi masukan konstruktif bagi pemerintah dalam menentukan kebijakan ke depan,” tuturnya.
Budaya diskusi yang sehat dan damai perlu terus dibangun agar masyarakat semakin matang dalam menyikapi setiap dinamika demokrasi, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam menjaga stabilitas sosial. (Yolla)
